opo ae jajal

Rabu, 27 Oktober 2010

Standar inter"nasi"onal

Kisahnya dimulai saat Diah dan Ayu sedang mengobrol bersama di dalam kelas saat istirahat. Tiba - tiba bel berbunyi dan Bu Helly yang akan mengajar pun masuk. Sesumpek apapun pelajaran Bu Helly, Diah dan Ayu akan mendengar tanpa mencatat. Di akhir jam pelajaran. "Anak - anak, sebentar lagi sekolah kalian akan diubah menjadi Sekolah bertaraf internasional.maka dari itu, ibu minta kalian dapat berbahasa inggris fasih dan lancar untuk dipakai di kehidupan sehari - hari. Mengerti?" kata Bu Helly. Akhirnya bel tanda pelajaran Bu Helly selesai dan saatnya pelajaran Bu Shinta. Lima menit, Sepuluh menit. Bu Shinta belum juga datang. Ketua kelaspun mencari Bu Shinta dan dapat jawaban dari guru lain bahwa suami Bu Shinta sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. Ketua kelas segera menuju ke kelas. Sesampainya dikelas. "Teman - teman, Bu Shinta gak masuk." Kata Ketua kelas muram. Sesaat semua diam. Satu kelas saling memandang satu sama lain. Tiba - tiba "Horeeeeeeee!!!!!!" Semua bersorak sambil berjingkrak. Sambil mengisi waktu yang kosong, Diah dan Ayu bercanda bersama. Mereka adalah sahabat serta teman sebangku yang kompak. "Yu, kita terapkan bahasa inggris yuk!" ajak Diah. Ayu mengangguk setuju. Ayu yang agak lemot mikirnya ini tiba - tiba berkata "buat apa, di?." , "Ya ampun Ayu, tadi kan dibilangin sama Bu Helly, sekolah kita sebentar lagi jadi standar internasional ni..." jawab Diah sambil menghela nafas. Diah pun memulai percakapan. "Good afternoon, Ayu. Have you finished your homework?" kata Diah. Ayu terkejut dan berpikir sampai mengerutkan keningnya. Bingung nya terlihat jelas dari bibirnya yang merengut ke arah kiri. Diah tertawa geli melihat sahabatnya yang "telmi" itu. Tiba - tiba Ayu berkata sambil menampilkan wajah sumringah "Good afternoon, Diah. Homework Ayu finished. Kalo homework Diah? how?" . Sejenak Diah meminta pengulangan kata - kata tersebut. Namun masih kurang jelas. Akhirnya Diah meminta Ayu menulisnya. Belum saja Ayu memberi tanda titik di tulisannya, Diah yang membacanya sudah tertawa ngakak hingga seisi kelas mendengarnya.Ayu yang heran dan bingung hanya bengong menampilkan wajah anehnya.Pulang sekolah, Diah dan Ayu mampir dulu ke warung nasi Mbak Tika yang nggak jauh dari sekolah mereka. Mereka makan siang bersama dengan nasi goreng buatan Mbak Tika. "Mbak, tadi lucu deh. Waktu pelajarannya Bu Shinta, kan bu Shintanya gak ada. Kita main percakapan bahasa inggris....," Diah menceritakannya begitu jelas hingga Mbak Tika ikut ngakak bersama Diah. Mbak Tika seorang tamatan SMP disekolah yang sama dengan Diah dan Ayu. Ia tamat di SMP karena harus mengurus adik - adiknya karena sang ibu menjadi TKI di Taiwan,sedangkan ayahnya telah meninggal dunia. Mbak Tika hanya berbeda 3 tahun dari Diah dan Ayu. Mbak Tika selalu meminta pengalaman mereka seharian bersekolah kepada Diah dan Ayu saat mereka mampir untuk makan. Tiba - tiba mbak Tika bertanya " Ayu, kalau bahasa inggrisnya nasi goreng itu, apa?" . "Ah, itu mah gampang Mbak, nenek Ayu juga tau." Jawab Ayu sok tau. Diah balik bertanya, "Emang apaan, Yu?. "Hmmm...Rice goreng!" Jawab Ayu. Sentak Diah dan Mbak Tika kembali tertawa ngakak. Kali ini lebih keras dari sebelumnya. Ayu pun marah dan cemberut. "Kok diketawain sih! emang salah apa?" kata Ayu membentak. Diah yang masih sakit perut karena tertawa terlalu banyak menenangkan Ayu. "Ayu, Rice emang bahasa inggrisnya nasi, kamu betul sih." kata Diah. "Trus, berarti Ayu betul donk. Kok diketawain sih?Aneh ni kalian." Bela Ayu sambil membentuk garis miring di dahinya dengan jarinya. Diah dan Mbak Tika tidak terima dibilang aneh plus 'sinting', jadi mereka mencubit pipi Ayu. "Eh, kok malah cubit - cubit sih!Ayu tanya, yang salah itu apa?" tanya Ayu marah. Tiba - tiba wajah Diah dan Mbak Tika merah "GORENG ITU BAHASA INGGRISNYA FRY, AYU! KALO NASI GORENG ITU FRIED RICE!!!!!!" Teriak Diah dan Mbak Tika marah. Ayu yang merasa salah segera menaruh uang lima ribuan di atas meja sambil mengambil ancang - ancang untuk kabur dari amukan Diah dan Mbak Tika. Kaburrrr!!! "Heh, jangan kabur kamu Ayu!" Teriak Mbak Tika. "Kemari kamu Ayu!!!" terik Diah menyambung teriakan Mbak Tika. Ayu lari terbirit - birit sambil direnteti teriakan dari Diah dan Mbak Tika. Ckckck...Ayu, Ayu...(geleng - geleng)

telat sekolah

hari itu tanggal merah,hari senin bertepatan pada hari kemerdekaan indonesia tanggal 17 agustus,semua orang mengadakan upacara bendera untuk mengenang masa kemerdekaan.Termasuk kami,murid sekolahan yang wajib mengikuti kegiatan tersebut.aq sebagai murid SMPN1 Pangkalpinang wajib mengikuti upacara,mau tdk mau aq harus mengikuti kegiatan tersebut.malam nya sebelum menjelang hari kegiatan itu aq tidak tahu kalo besok nya akan ada kegiatan tersebut.jadi aq tidur nya malam sekali,aku tenang” saja seperti tanpa ada masalah. ketika menjelang pagi hari nya tiba” teman aq dtg dan mengajak aq ke sekolah.dia memanggil q,”pegi......pegi.....!!!!” kata fauzi.kemudian aq datang menghampirinya dengan mata yang redup dan berkata ”ad ap?”.”ayo berangkat ke sekolah” kata fauzi.”ke sekolah???emank nya ada apa?” tanya aq.”hari ini kan kita upacara.....!!!”kata si fauzi.”ooh iy....aq lupa kalo kita hari ini upacara”kata aku sambil kebingungan dan terkejut.hari sudah hampir jam 6.45,tapi aq belum siap ap”.”zi.....tunggu sebentar,aq mau mandi dulu”kata q sambil tergesah.”cepetan.....upacara hampir mulai,percuma aj klo udh di mulai trus kita datang telat,psti gak di boleh masuk”kata fauzi.”iya-iya sabar donk....aku kan gak tau”kata aq sambil mau mengambil handuk. Eh lagi asiknya mandi tiba-tiba handphoneku bunyi.Gimana nih, terpaksa deh aku keluar dari kamar mandi berlilit handuk masih basah kuyup.Yak, berhasil mencapai handphone dan kuangkat “ halooowww..tiba-tiba terputus trus aq bilang”sialan ni orang gak tau apa lagi asyik-asyik mandi malah di teleponin .setelah mandi aq berganti baju dengan terburu-terburu,sampai-sampai baju aq tidak rapi.wktu mau berangkat sekolah aq ketinggalan topi,untung fauzi mengingat kan aku.Sesampai nya di sekolah kami tepat waktu,”heeeuh......hampir saja,iy gk zi?”kata aq sambil menghembuskan nafas.trus fauzi blg”hampir ap ny?kita udah telat niie....buruan”.trus aq bilang"kita...????lo aja kale gwe gak.akhir nya kmi mengikuti upacara dengan lancar,dan gak di marahin sama guru.hihihihi.....!!!!
[Kisah Islami] Ketika Anakku Bertanya "Bu, Siapa sih Marlyn Monroe ?"
Aisyah, anakku yang berusia 7 tahun mengalihkan pandangannya

pada jadwal pertandingan sepakbola di sebuah Koran. Tapi

tiba-tiba saja ia bertanya,


"Bu, siapa sih Marilyn Monroe itu?"


"Oooh... itu bintang film Amerika yang terkenal," jawabku

sekenanya.


Aku mengira jawaban itu sudah cukup untuk pertanyaan Aisyah.

Tapi ternyata tidak. Ia melanjutkan jawabanku itu dengan

pertanyaan lain yang membuatku cukup repot menjawabnya.


"Kalau bom seks itu maksudnya apa?" begitu tanya Aisyah.


Terus terang aku terkejut dengan pertanyaan itu. Aku diam

sejenak, lalu mengatakan,


"Itu wanita yang memamerkan kecantikannya. Mereka mengira

dengan begitu akan bisa terkenal, disanjung, dan mendapatkan

uang dengan cepat," kataku hati-hati.


"Wahh... pasti para ratu kecantikan itu cantik sekali

wajahnya ya Bu" katanya polos.


"Ya... katanya sih memang begitu," kataku apa

adanya.Lagi-lagi kukira dialog kami akan selesai di sini,

tapi ternyata tidak. Aisyah, putriku yang baru duduk di kelas

2 SD itu memang kritis. Ia pun melontarkan pertanyaan lagi

yang menjadikanku lebih serius menanggapi pertanyaannya.


"Kok ibu bilangnya pakai "katanya', memangnya Marilyn Monroe

sekarang sudah tua atau sudah tidak cantik lagi?"


"Bukan begitu, dia sekarang sudah meninggal... bunuh diri..."

begitu jawabku. Kupikir aku memang harus bisa menjelaskan

masalah ini dengan baik kepada putriku.


Setelah perkataanku itu, Aisyah meletakkan koran yang ada di

tangannya dan mendekatiku sambil mengatakan, "Kenapa bu? Kan

tadi ibu bilang ia orangnya cantik, kaya, terkenal. Kenapa

dia bunuh diri?"


Aku mencoba menenangkan diri dan menjawab pertanyaannya

perlahan. "Yah, ia memang cantik, terkenal dan kaya. Tapi itu

semua sama sekali tidak membuatnya bahagia," kataku sambil

menarik nafas. Kali ini aku sudah menduga kalau jawabanku itu

akan memancing pertanyaannya lagi. Justru sekarang aku yang

ingin agar dia kritis terhadap jawabanku tadi. Aku pun

bersiap mendengarkan pertanyaan berikutnya.


"Bagaimana mungkin bu, orang cantik, terkenal, kaya, tapi

tidak bahagia?" katanya. Pertanyaan itu yang memang kutunggu.


Aku menjawab, "Ya, karena hatinya kelaparan dan mentalnya

kering."


"Apa bu, hatinya kelaparan? Maksudnya bagaimana sih?"

tanyanya makin penasaran.


Aku terdiam sejenak, berfikir untuk bisa menjelaskan masalah

ini dengan tepat.


"Puteriku, manusia itu seperti yang diajarkan oleh agama kita

terdiri dari tubuh, pikiran dan hati. Agar seseorang bisa

hidup seimbang, bahagia, dan sehat, maka semuanya itu harus

diberi makanan. Makanan tubuh kita itu adalah nasi, buah atau

minuman. Pikiran kita makanannya adalah ilmu pengetahuan

seperti yang engkau pelajari di sekolah. Sedangkan

hati,makanannya adalah iman kepada Allah. Iman kepada adanya

Allah, iman dengan takdir-Nya, kasih sayang-Nya,

kekuasaan-Nya dan iman kepada hari akhirat. Sepanjang apapun

seseorang hidup, pasti akhirnya akan kembali kepada Allah

swt. Kita akan berhadapan dengan Allah dan mempertanggung

jawabkan segala perbuatan kita di hadapan Allah... Saat itu,

balasan yang kita terima hanya satu dari dua, surga atau

neraka. Dan Allah tak mungkin tidak adil terhadap hamba-Nya

..."


Anakku tampak serius sekali memperhatikan uraian tadi. Ia pun

terdiam, sepertinya berpikir. "Apakah Marilyn Monroe tidak

mengetahui hal itu sehingga ia bunuh diri?" katanya.


"Tidak tahu juga ya. Tapi umumnya orang yang bunuh diri itu

adalah karena putus asa dan kekecewaan yang sangat berat.

Putus asa seperti itu tidak dialami oleh seorang yang

beriman. Dalam surat Yusuf Allah swt berfirman, "Tidaklah

orang yang putus asa kepada rahmat Allah itu kecuali

orang-orang yang kafir..." Meskipun ia mengalami kesulitan,

penderitaan dan berbagai kesusahan, tapi orang beriman tetap

percaya pada kasih sayang Allah swt. Ia bisa melakukan

sholat, berdo'a, berdzikir, membaca al-Qur`an yang menjadikan

hatinya terang dan jiwanya segar kembali. Karena itulah

orang-orang beriman saja yang bisa hidup bahagia ...." (na)
Posted by gdz at 11:56 PM

Mengenai Saya

Foto saya
saya hanya orang yang ingin jadi pintar dan ingin selalu ceria